Waktu adalah Kehidupan

Pendidikan No Comments »

Waktu adalah sehelai kertas kehidupan yang harus ditulis dengan deretan kalimat kerja dan prestasi. Dia akan merasakan kehampaan yang luar biasa apabila waktu yang dilaluinya tidak diisi dengan kreasi, kalimat kerjanya terputus, atau bahkan dia akan merasakan kekosongan jiwa apabila ada waktu yang kosong serta tidak mempunyai nilai apapun.

Bila sampai saat ini, Anda berumur 35 tahun, seharusnya ada 35 jilid kehidupan yang berjudul nama Anda. Setiap jilid terdiri atas 12 bab, 365 halaman, dan setiap halaman terdiri atas 24 baris atau 8760 kata setiap jilidnya. Apakah jilid-jilid itu penuh dengan cerita yang “exciting(panas)”, kisah tentang persaingan, kisah perjalanan menuju perpustakaan, diskusi, membaca, dan lain-lain, ataukah hanya deretan kisah tentang tidur, sakit, atau bermalas-malasan. Atau, setiap lembarnya justru kosong tidak berisi tulisan apapun! Lantas, bagaimana Anda akan berkata pada para pembaca kehidupan Anda bila setiap lembarnya penuh dengan kertas kosong ?

Semoga ungkapan ini dapat memacu kita untuk selalu berusaha mengisi waktu2 kita dengan hal-hal yang bermanfaat.

Kosmetik yang Ga Bikin Cantik

Sosial 3 Comments »

Bukan hal biasa, bahwa sebuah kota besar pasti memiliki sisi lain yang tak luput dari sorotan. Adalah anak jalanan yang selalu menjadi hiasan di setiap kota besar.

Alasan mengapa saya memutuskan untuk kuliah di Jogja adalah karena Jogja merupakan kota yang bersih, nyaman dan tidak sesibuk Bandung ataupun Jakarta. Begitu pula dengan jumlah anak jalanannya.

Tahun 2002 saya mulai kuliah di Jogja. Waktu itu saya sangat kagum dengan kota ini, karena saya tidak menemukan pengamen maupun melihat anak jalanan di perempatan2 jalan. Namun seiring berjalannya waktu, saya tidak tahu tepatnya mulai tahun berapa, saya melihat satu, dua anak jalanan yang minta-minta di perempatan lampu merah. Bahkan pada tahun 2008 ini jumlahnya semakin banyak.

Misalnya saja, di pertigaan jl.kolombo, dimana sejak tahun 2003 s/d sekarang setiap pagi saya lewati, saya menemukan perubahan yang sangat signifikan. Dulu saya tidak melihat ada anak jalanan tidur di emperan toko Jl. kolombo, tapi sekarang, ketika saya lewat sekitar pukul 7.30 pagi, mereka masih tertidur pulas di sana. Dan jumlahnya terkadang lebih dari 6 orang dengan usia kira2 anak SLTP. Suatu pemandangan yang tidak cantik di kota se-nyaman Yogyakarta.

Bukan hanya di pertigaan kolombo, tapi di beberapa pertigaan/perempatan jalan di kota yogyakarta, anak jalanan seolah-lah sudah menjadi kosmetik baru kota ini. Dan kosmetik ini tidak membuat kota ini semakin cantik, malah semakin tidak elok di pandang mata.

Kota dengan julukan kota pelajar, kiranya tidak pantas masih terlihat anak-anak putus sekolah disini. Walaupun tidak semua anak yang minta2 dijalanan itu putus sekolah. Mereka turun ke jalanan sepulang sekolah, dengan alasan untuk biaya sekolah. Seharusnya Yogyakarta menjadi contoh untuk kota-kota besar lainnya di Indonesia dalam penanganan anak jalanan.

Entah kapan kita dapat melihat kota-kota besar tanpa di hiasi anak jalanan.

Dialog Politik Model Kafe

Televisi No Comments »

Tidak salah kalau TVOne membuat slogan “Memang Beda”. Ya, memang beda acara-acara yang disuguhkan di sana. Setelah kemarin saya menulis mengenai acara infotainment “Kabar Tokoh”, satu lagi acara yang baru kamis kemarin, 24 April 2008 pukul 19.30 s/d 20.30 juga saya saksikan setelah acara Kabar Tokoh, yaitu acara “Cover Story”.

Acara dibuka dengan tampilan sebuah band Java Jive. Awalnya saya bingung, “Acara tentang apa ini ? ko seperti konser band”, fikirku. Ternyata setelah lagu pembuka selesai, baru kamera mengarah ke bawah panggung. Dan dengan santainya seorang presenter membuka dan memperkenalkan para tamunya, yang ternyata para tokoh politik dan salah satunya Gubernur terpilih JABAR periode 2008 – 2013, Ahmad Heryawan. Tema pada malam itu adalah kemenangan HADE pada pilkada JABAR yang sebelumnya tidak ada yang memperhitungkannya.

Saya sangat salut dengan tim kreatif TVOne, yang mendesain acara dialog politik sesantai suasana kafe. Saya sangat senang dengan acara-acara seperti ini, karena dapat menambah wawasan tentang dunia politik tanpa harus dalam kondisi serius.

Kabar Tokoh: Infotainment Alternatif yang Bermanfaat

Televisi No Comments »

Kamis, 25 April 2008 pukul 19.00, saya mulai melihat acara “Kabar Tokoh” yang disiarkan TVOne. Saya menyimak dari awal sampai akhir acara yaitu 19.30. Saya mulai kagum dengan acara ini, kenapa ? Karena inilah acara yang sangat saya tunggu-tunggu yaitu infotainment yang mengungkap sisi pribadi para tokoh politik kita dan orang-orang yang berpengaruh di negeri ini. bersambung …

Selamat Bekerja Bapak Gubernur JABAR

Politik No Comments »

Pilkada JABAR sudah usai dengan mendapatkan seorang figur pemimpin baru dan muda bernama Ahmad Heryawan. Betapa aku agak kaget ketika melihat tanggal lahir beliau yaitu 1966. Sungguh prestasi yang jarang terjadi pada para pemimpin di negeri ini, pada usia 42 tahun beliau sudah terpilih menjadi Gubernur.

Tapi, ternyata jaman sekarang kiranya sedang trend munculnya para pemimpin muda dibelahan negara manapun. Rusia kini dipimpin seorang presiden yang usianya 42 tahun. Barack Husein Obama, calon presiden Amerika sekarang juga berusia 46 tahun. Para pemimpin muda dianggap akan membawa perubahan dan ide-ide cemerlang untuk membawa masyarakat yang dipimpinnya menjadi lebih sejahtera. Dan tentunya, para pemimpin muda ini diharapkan lebih bersih dan berani bersikap tegas terhadap segala penyimpangan yang terjadi pada pemerintahannya.

Sekali lagi, selamat bekerja Kang Ahmad Heryawan, semoga JABAR lebih makmur dan tertata dengan kepemimpinanmu. AMIN.


WordPress Theme & Icons by N.Design Studio. Theme pack from WPMUDEV by Incsub.
Entries RSS Comments RSS Masuk log