Hadiah terindah bagi HUT RI ke-63
Olahraga Agustus 17th, 2008Markis Kido dan Hendra Setiawan, ganda putera Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas dari cabang Bulutangkis pada Olimpiade Beijing 2008. Tentunya medali emas ini juga sebagai hadiah bagi hari kemerdakaan RI yang ke-63. Karena secara kebetulan, pertandingan final Bulutangkis ganda putera ini dilaksanakan tepat pada malam 17 Agustus 2008.
Keberhasilan Markis/Hendra ini mengikuti keberhasilan Maria Kristin Yulianti yang terlebih dahulu mempersembahkan medali perunggu untuk tunggal puteri. Setelah 16 tahun penantian setelah Susi Susanti meraih medali emas tunggal puteri pada Olimpiade tahun 1992, baru pada Olimpiade 2008 ini tunggal puteri Maria Kristin berhasil mendapatkan medali, walaupun hanya medali perunggu. Namun, kabangkitan bulutangkis tunggal puteri sepertinya mulai menunjukkan hasilnya sekarang ini. Uber Cup telah menjadi awal kebangkitan tim bulutangkis puteri Indonesia. Kini harapan besar tertuju pada Maria Kristin dan kawan-kawan untuk kembali menjadi pesaing kuat China.
Satu lagi harapan medali emas tertuju pada pasangan ganda campuran, Nova Widiyanto/Liliyana Natsir yang berhasil ke final setelah mengalahkan ganda campuran China di semifinal. Tentunya kita berharap Nova/Liliyana bisa mengikuti jejak Kido/Hendra yang berhasil mendapatkan medali emas. Jika ini terbukti, maka untuk kedua kalinya setelah tahun 1992, Indonesia mendapatkan 2 medali emas dari cabang Bulutangkis. Semoga harapan itu terwujud, sebagai pelengkap hadiah untuk hari jadi negara kita ini.
Jika Flendy/Vita, ganda campuran yang kalah di semifinal bisa mendapatkan medali perunggu di pertandingan perebutan ketiga, maka berarti inilah prestasi terbaik atlet bulutangkis Indonesia di Olimpiade, dimana semua atlit yang lolos semifinal mampu mempersembahkan medali buat kontingen Indonesia. Inilah tentunya hadiah terindah bagi HUT RI ke-63. Merdeka !!!!!!!!!


